Siswandi Tantang Jaksa Agung segera Eksekusi Mati Terpidana Kasus Narkoba

Ketua Umum Gerakan Pemuda Anti Narkoba (GPAN), Siswandi mendesak Pemerintah dalan hal ini Kejaksaan Agung untuk segera melaksanakan eksekusi mati terhadap terpidana kasus narkoba.

“BNN dan Polri telah bersusah payah ungkap sindikat Narkoba jaringan  internasional dengan barang bukti jutaan butir pil ecstasy dan berton-ton narkoba jenis sabu, namun kenapa Jaksa Agung belum juga melaksanakan hukuman mati sebagaimana putusan Pengadilan.” kata Siswandi dalam siaran persnya kepada redaksi di Jakarta, Rabu (30/5)

Mantan purnawirawan Polri ini berharap dalam  memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) pada tanggal 26 Juni yang akan datang, Kejaksaan Agung dapat melaksanakan eksekusi mati terhadap terpidana kasus narkoba.

“Untuk apa upacara seremonial tapi nyatanya setiap tahun peredaran narkoba meningkat.” ujarnya

Siswandi mengatakan bila eksekusi mati terpidana kasus narkoba belum juga dilaksanakan, maka dikhawatirkan akan berimbas kepada aparat penegak hukum lainnya. “Bisa jadi aparat hukum dilapangan akan melakukan eksekusi mati terhadap bandar narkoba tanpa melalui proses pengadilan.” jelasnya

Menurut Siswandi, Indonesia telah darurat narkoba dan menajdi bencana nbesar di Republik ini penegakan hukum terhadap bandar narkoba tidak jelas. Namun Siswandi optimis Pemerintah akan tetap melakukan eksekusi mati minimal terhadap tiga terpiada mati kasus narkoba. “Tapi kalau bisa semua terpidana mati kasus narkoba segera dieksekusi yang jumlah mencapai 40 orang.” kata Siswandi

Siswandi optimisi bila eksekusi mati segera dilaksanakan, Indonesia dipastikan bukan tujuan bandar narkoba bagi mafia internasional.[ian]

 

Sumber : konfrontasi.com/content/nasional/siswandi-tantang-jaksa-agung-segera-eksekusi-mati-terpidana-kasus-narkoba

Bagikan berita ini untuk teman kamuShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn